Mengenal kandungan nutrisi dan 5 manfaat singkong

Mengenal kandungan nutrisi dan manfaat singkong - Singkong adalah jenis umbi yang mengandung karbohidrat. Beberapa daerah di Indonesia menjadikan singkong sebagai makanan pokok. Namun, tahukah Anda apa kandungan nutrisi dan manfaat singkong tersebut? Kandungan nutrisi dalam singkong.

Mengenal kandungan nutrisi dan manfaat singkong


 
manfaat singkong
Singkong mengandung berbagai nutrisi penting bagi tubuh. Untuk 100 gram singkong yang dimasak, 98 persen kalori berasal dari karbohidrat, sisanya berasal dari protein dan lemak. Dalam dosis yang sama, singkong juga mengandung serat, vitamin dan mineral.  

Di bawah ini, kandungan nutrisi ditemukan dalam 100 gram singkong. Air: 61,4 gram Karbohidrat: 36,8 gram Energi: 154 kalori Protein: 1,0 gram serat: 0,9 gram lemak: 0,3 gram kalium: 394 miligram kalsium: 77 miligram vitamin C: 31 miligram fosfor: 24 miligram manfaat singkong untuk kesehatan  

Berbagai nutrisi dalam singkong tentu memiliki khasiat tersendiri bagi tubuh Anda. Ini adalah berbagai manfaat makan singkong, yang sangat disayangkan untuk melewatkannya. 

1. Penguat energi  


Setiap 100 gram singkong mengandung 38 gram karbohidrat. Oleh karena itu, singkong menjadi sumber energi yang baik bagi Anda yang akan menjalani aktivitas fisik yang berat.  

Aktivitas fisik menghabiskan glikogen, suatu bentuk glukosa yang disimpan sebagai cadangan energi. Ketika Anda makan singkong, karbohidrat diubah menjadi glukosa, kemudian diubah kembali menjadi glikogen dan disimpan dalam otot. Oleh karena itu, manfaat singkong untuk meningkatkan energi tidak boleh disepelekan. 

2. Membantu mencegah sembelit  


Singkong mengandung pati resisten dalam jumlah yang cukup tinggi. Pati resisten termasuk dalam jenis serat yang tidak larut yang kaya akan selulosa.  

Serat jenis ini sangat berguna untuk memperlancar pencernaan sehingga sembelit dapat dicegah. Keberadaannya juga dapat mendorong pertumbuhan bakteri baik yang melindungi usus Anda dari peradangan. Serat juga membantu Anda menurunkan berat badan karena dapat membuat Anda kenyang lebih lama. 

3. Membantu mengontrol kadar gula darah  


Manfaat singkong bagi penderita diabetes tidak perlu diragukan lagi. Mengkonsumsi singkong dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Hal ini karena serat memperlambat penyerapan gula ke dalam aliran darah.  

Selain itu, kandungan seratnya membawa manfaat singkong untuk menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, menurunkan risiko obesitas dan menurunkan risiko penyakit jantung.  

4. Kaya akan mineral yang menjaga fungsi jaringan tubuh  


Singkong mengandung banyak sumber mineral seperti kalsium, fosfor, mangan, zat besi dan kalium. Mineral ini diperlukan untuk pengembangan, pertumbuhan dan kinerja fungsi jaringan tubuh.  

Kalsium diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Zat besi membantu membentuk protein (hemoglobin dan mioglobin) yang membawa oksigen melalui jaringan tubuh Anda.  

Sementara itu, mangan membantu proses pembentukan tulang, jaringan ikat dan hormon seks. Kalium diperlukan untuk sintesis protein dan membantu dalam pemecahan karbohidrat.  

Selain itu, singkong juga mengandung magnesium dan tembaga, yang cukup tinggi. Magnesium dapat menurunkan tekanan darah dan menurunkan risiko osteoporosis. Sedangkan tembaga dapat menjaga fungsi saraf agar tetap sehat. 

5. Manfaat singkong untuk kulit  


Singkong mengandung vitamin C, yang dikenal sebagai zat penting dalam pembentukan kolagen. Kolagen sendiri berfungsi untuk menjaga elastisitas kulit.  

Sayangnya, tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin C sendiri. Oleh karena itu, tubuh membutuhkan asupan makanan dengan vitamin C. Singkong bisa menjadi pilihan yang bisa Anda konsumsi untuk memenuhi kebutuhannya. 

Cara mengolah singkong yang baik dan tepat  


Singkong menjadi salah satu bahan penting karena dapat digunakan dalam banyak makanan atau diubah menjadi bentuk lain seperti tepung.  

Namun, jangan pernah mengkonsumsinya dalam keadaan mentah. Karena singkong mentah mengandung sianida alami, yang bisa menjadi racun ketika tertelan. Memasak akan membuat senyawa ini sangat tidak berbahaya.  

Untuk menyiapkannya, pertama kupas kulit singkong. Mulailah dengan memotong ujung bawang dan kemudian bagi menjadi beberapa bagian agar lebih mudah mengupas kulit.  

Pisahkan kulit dengan memotongnya dari atas ke bawah selama rotasi dan pastikan tidak ada kulit yang tersisa. Setelah itu, Anda bisa mulai memasak atau menggoreng sampai benar-benar matang dan empuk.  

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel