Pengertian Ginjal : Fungsi, Struktur dan Cara Kerjanya

Pengertian Ginjal : Fungsi, Struktur dan Cara Kerjanya. Struktur dan Fungsi Sistem Eekskresi Pada Manusia akan saya jelaskan secara lengkap di kesempatan kali ini untuk itu silahkan Anda simak dan tetap stay di sini ya.,! Pengertian Eekskresi Pada Manusia : Melakukan ekskresi adalah salah satu ciri makhluk hidup, baik manusia, hewan, maupun tumbuhan. Pada tubuh kita, proses ekskresi dilakukan oleh organ-organ khusus.


Fungsi Ginjal Pada Manusia



Pengertian Ginjal dan Fungsi Ginjal

Coba ingat kembali organ-oragn tersebut ! Jadi, Ekskresi adalah suatu proses pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang sudah tidak digunakan oleh tubuh. Salah satu bentuk ekskresi adalah buang air kecil, hasil buang itu antara lain berupa urine. Akan tetapi, sebenarnya hasil buangan tidak hanya berupa urine saja. Zat buangan lainnya berupa keringat, gas karbon dioksida, dan zat warna empedu. 

Cobalah mengamati tubuh Anda sendiri, bagian-bagian mana saja dari organ-organ tubuh Anda yang mengeluarkan zat-zat tersebut ? 


Organ yang mengeluarkan zat-zat itu antara lain sebagai berikut :

  1. Urine di keluarkan oleg Ginjal
  2. Keringat dikeluarkan oleh kelenjar keringat melalui kulit
  3. Karbon dioksida dan uap air dikeluarkan oleh paru-paru
  4. Empedu dikeluarkan oleh hati

Pengertian Ginjal


Ginjal merupakan alat ekskresi yang membentuk dan mengeluarkan urine. Ginjal juga disebut dengan "ren". Ginjal berbentuk menyerupai biji kacang buncis dan warnanya merah cokelat. Ginjal berwarna merah karena banyak darah yang masuk kedalam ginjal. Setiap manusia memiliki sepasang ginjal yang terletak didekat tulang pinggang kanan dan kiri. 

Ginjal kiri biasanya berukuran lebih besar daripada ginjal kanan. Ginjal kanan lebih rendah letaknya daripada ginjal kiri, karena terdesak kebawah oleh hati. Dari masing-masing ginjal, urine dialirkan melalui ureter menuju ke kandung kemih (vesika urinaria) dan melalui uretra dikeluarkan dari tubuh.



1. Fungsi Ginjal



Fungsi utama ginjal adalah menyaring darah. Dari proses penyaringan darah ini dihasilkan zat sisa dalam bentukk urine yang disalurkan ke kandung kemih untuk ditampung sementara sebelum akhirnya di buang melalui uretra. selain itu ginjal juga berfungsi sebagai berikut :

  • Mengatur keseimbangan air dan garam mineral di dalam tubuh, sehingga pada saat udara dingin, pengeluaran air banyak melalui ginjal dan sebaliknya apabila udara panas pengeluaran air banyak melalui kulit berupa keringat
  • Membuang zat-zat berbahaya bagi tubuh, seperti obat-obatan, bakteri, dan zat warna
  • Mengatur tekanan darah dalam arteri dan mengeluarkan kelebihan makanan tertentu seperti vitamin C

2. Struktur Ginjal


Ginjal terdiri dari tiga bagian, yaitu sebagai berikut :
  • Kulit Ginjal (korteks)
Kulit ginjal terdiri atas jutaan nefron. Pada Nefron inilah terjadi proses penyaringan darah. Nefron terdiri atas bagian-bagian, yaitu sebagai berikut :

a) Badan Malpighi, yang terdiri atas glomerulus dan kapsula bowman

(1) Glomerulus, berbentuk anyaman pembuluh kapiler darah tempat darah disaring (difiltrasi). zat yang disaring akan masuk ke kapsula bowman.
(2) Kapsula Bowman, berbentuk cawan berdinding tebal dan rangkap dengan glomerulus di dalam cengkungan kapsulnya. Kapsula bowman merupakan selaput pembungkus glomerulus untuk proses filtrasi. Hasil filtrasi akan masuk ke tubulus ginjal dalam bentuk urine primer.

b) Tubulus (saluran panjang yang bergulung)

(1) Tubulus proksimal merupakan tubulus yang terletak didekat badan Malpighi.
(2) Tubulus distal merupakan tubulus yang terletak jauh dari badan Malpighi


  • Medula (sumsum Ginjal)
Mengandung pembuluh pengumpulan dan untai Henle/engkung henle. Lengkung henle adalah bagian saluran ginjal (tubulus) yang melengkung pada daerah korteks. Bagian lengkung henle ada dua, yaitu lengkung Henle ascendent (menanjak) dan lengkung henle descendent (menurun).

  • Pelvis (rongga ginjal)
Pelvis merupakan tempat pengumpulan urine hasil penyaringan ginjal sebelum dialirkan ke kandung kemih.


3. Kerja Ginjal 



1) Proses Filtrasi


Proses filtrasi berlangsung pada badan Malpighi, Glomerulus berperan sebagai alat penyaring atau ultrafilter yang dapat di lalui oleh air dan zat yang molekulnya kecil serta larut dalam plasma darah. Hanya molekul-molekul besar seperti sel-sel darah dan protein yang tidak dapat lewat. Darah mengalir menuju glomerulus melalui arteriol aferent mengalami penyaringan yang selanjutnya masuk ke dalam ruang kapsula Bowman. Filtrasi menghasilkan fitrat glomerulus atau urine primer yang masih mengandung banyak zat yang diperlukan oleh tubuh seperti glukosa.


2) Proses Reabsorpsi


Proses reabsorpsi berlangsung di tubulus proksimal dan lengkung henle. Filtrat Glomerulus mengalami reabsorpsi zat yang masih diperukan seperti air, glukosa, elektrolit, dan asam amino. Setelah berlangsung proses reabsorpsi, kadar urea menjadi lebih tinggi drhingga terbentuklah filtrat tubulus atau urine sekunder. Proses reabsorpsi bukan hanya persitiwa fisika biasa (difusi dan osmosis) tetapi juga transpor aktif yang memerlukan energi.


3) Proses Augmentasi


Setelah melalui lengkung Henle, urine sekunder sampai pada tubulus distal. Pada bagian tubulus distal masih ada proses penyerapan air, ion, natrium, klor dan urea. Pada tubulus distal terjadi proses augmentasi yaitu pengeluaran zat-zat yang tidak diperlukan tubuh ke dalam urine sekunder. Urine sekunder yang telah bercamp;ur dengan zat-zat sisa tidak diperlukan tubuh inilah yang merupakan urine sesungguhnya. Urine tersebut kemudian disalurkan ke pelvis renalis (rongga ginjal). Urine yang terbentuk selanjutnya keluar dari ginjal melalui ureter, kemudian menuju kandung kemih yang merupakan tempat penyimpanan urine sementara.

Penutup

Itulah penjelasan tentang Pengertian Ginjal : Fungsi, Struktur dan Cara Kerjanya pada Manusia. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda selaku pembaca. Sekian dari kami, sampai jumpa di ulasan materi pendidikan yang lainnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

close